Terimakasih Rolling Stone Indonesia

Pada malam 1 Januari 2018 saya mendapat kabar di twitter bahwa RSI tutup. Kabar tersebut dari tweet Morgue Vanguard.

https://platform.twitter.com/widgets.js

link tersebut menuju ke situs resmi Rolling Stone Indonesia. Berikut kutipan pernyataan resmi dari RSI :

“Pada hari ini PT a&e Media sebagai penerbit majalah Rolling Stone Indonesia dan situs Rolling Stone Indonesia mengumumkan bahwa mulai 1 Januari 2018 kami tidak memegang lisensi majalah Rolling Stone Indonesia dan situs Rolling Stone Indonesia untuk beroperasi di wilayah Indonesia”.

Salah satu media alternatif terbaik di Indonesia, tirto.id turut memberikan kabar dengan judul “Majalah Rolling Stone Indonesia Berhenti Terbit per 1 Januari 2018″. Sungguh kabar yang sangat mengecewakan bagi para penikmat musik tanah air.

Saya sendiri termasuk yang sangat suka membaca tentang review dan referensi musik lewat situs web RSI, pernah juga membeli majalahnya edisi 125, September 2015. 20 tahun SID, dan kisah soal N.W.A membuat saya ingin menjadikan majalah RSI sebagai salah satu koleksi bacaan.

Terimakasih RSI, karena telah menambah pengetahuan dan memberi inspirasi kepada mereka yang telah membaca.

Iklan

Kembali dan Bertemu kembali

Jpeg

“Tidak ku sangka kita akan bertemu lagi di Kota ini”. “Maksudmu di desa ini ?”.

Dia memotong sembari menatap langit dan bukit-bukit yang dihiasi matahari senja yang perlahan mulai tenggelam, bukit-bukit hijau dan batu semakin terlihat indah saat itu. Garis keningnya terlihat sangat jelas menahan pancaran sinar matahari.

Continue reading “Kembali dan Bertemu kembali”