Memulai pagi dengan Fazerdaze

fazerdaze
Fazerdaze

Morningside adalah album kedua dari Fazerdaze setelah rilis Fazerdaze EP 2014 yang lalu. Saya sangat yakin “Morningside” adalah awal yang meski bukan yang paling awal dari masa-masa karir yang cemerlang proyek Fazerdaze besutan Amelia Murray. Proyek yang diklaim dikerjakan di tempat tidur. Entah apa maksudnya, apakah ini hanyalah proyek iseng-iseng atau memang secara harfiah memang dikerjakan dalam ruangan yang sangat pribadi. Sisi introvert sudah sangat tercium disini.

Memang belum semua lagu yang saya dengarkan pada album ini. Meskipun hanya mendengar beberapa lagu, saya sudah bisa merasakan gairah, dan semangat kegadisan dari seorang Amelia Murray. Amelia Murray dan bandnya maka jadilah Fazerdaze yang menyajikan musik pop santai dengan sentuhan gitar elektrik beserta pedal.

Dua dari beberapa andalan single album ini menurut saya adalah Lucky Girl dan Take It Slow. Pada Lucky Girl kita akan disambut dengan intro yang tenang, suara gitar yang cukup datar diiringi suara lembut entah itu piano atau synthesizer. Ketika suara vokal Amelia masuk maka terdengar seperti kisah fiksi robot yang sedang kasmaran namun tetap sederhana dan rendah hati. Kerendahan hati memang membuat semua hal akan menjadi lebih indah. Lalu diksi yang sama diulang berkali-kali :

“I know that I’m a lucky girl
I’m a lucky, lucky girl
I’m a lucky girl
I’m a lucky, lucky girl
I’m a lucky girl
I’m a lucky, lucky girl girl girl girl girl”

Suatu penegas bahwa Amelia membuat lagu ini dalam suasana gembira ria, penuh rasa syukur, serta tidak lupa untuk tetap percaya diri sebagai seorang gadis yang selalu penasaran dan ingin berpetualang mencoba hal-hal baru. Entah kenapa saya merasa lagu ini sangat bagus didengarkan saat kalian sedang membersihkan rumah atau memasak di hari minggu pagi, atau sedang santai-santai saja. Mohon koreksi saya ketika kalian sudah mendengarkan lagu ini.

Lalu untuk lagu Take It Slow, sangat sesuai dengan judulnya. Kadang sebagai manusia kita memang sering menemui kebuntuan dan ragu tentang kejadian yang akan datang. Ah, biasalah itu manusia. Ketika segala hal-hal sialan itu mendatangi hidup mu maka sebagai musisi kau mau apalagi ? bila kau tidak mendengarkan lagu, maka kau harus bersenandung dan merekamnya. Baiklah, take it slow sepertinya cukup baik untuk mengakhiri bersih-bersih rumah kalian sebelum liburan yang mungkin saja saat ini kalian sedang berada di Morningside, NewZealand.

Ini hanya review singkat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s